Tampilkan postingan dengan label Desain Rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain Rumah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Desember 2010

Menambah Ruang di Area Mezzanine

Membangun mezzanine bisa menjadi langkah yang tepat sekaligus murah jika Anda merasa rumah terlalu sempit dan membutuhkan ruang tambahan.

Mezzanine berasal dari bahasa Italia “mezzo” yang artinya “di tengah”. Dalam dunia arsitektur, mezzanine merupakan lantai yang berada di tengah-tengah antara lantai-lantai utama, seperti misalnya lantai 1 dan lantai 2 atau lantai 2 dan lantai 3. Mezzanine biasanya juga memiliki bentuk yang menyerupai balkon dan mempunyai atap atau langit-langit rendah.

Menurut arsitek Briyan Talaosa, bahasa lain mezzanine adalah “balkon di dalam rumah”. Ini karena menilik posisi lantai mezzanine yang bersinggungan langsung dengan void atau atrium.

“Di rumah, posisi mezzanine berada di lantai atas. Jika pada bangunan tinggi, acap kali kita jumpai mezzanine di area podium, yakni bangunan yang posisinya di area lobi,” kata Briyan.

Ukuran lantainya pun tidak penuh. Areanya hanya didesain sebagian dari luas bangunan yang ada. Hal serupa dikatakan arsitek Wisnu Brata. Menurut dia, mezzanine adalah lantai pertengahan atau lantai penunjang yang terletak di antara lantai-lantai utama bangunan. Hanya, dalam menghitung total tinggi bangunan, lantai mezzanine tidak dihitung sebagai lantai atau tingkat di dalam keseluruhan bangunan.

Menilik konsepnya, mezzanine memiliki konsep berbeda dengan ruangan yang ada di rumah. Letaknya dibuat sejajar dengan ruang yang lain, tapi berada di dalam satu lantai yang sama. Selain itu, konsep ruangannya pun bersifat terbuka, yakni tanpa sekat dan pintu. Hal tersebut dibenarkan oleh Briyan. Dia mengatakan, mezzanine hampir mirip dengan konsep balkon. Hanya, balkon letaknya di luar rumah, dalam arti berkaitan dengan eksterior, tapi mezzanine berada di dalam rumah dan terbuka.

Bagaimana membuatnya? Hal yang pertama kali harus Anda lakukan adalah buatlah perencanaan awal. Briyan mengatakan, segala sesuatu yang direncanakan di awal waktu biasanya lebih baik dibandingkan setelah rumah jadi, baru akan dibuat mezzanine. Sebab, bila Anda mendesain mezzanine setelah rumah jadi, kemungkinan besar akan terjadi pembenturan terhadap dimensi, salah satunya dimensi ruang.

Lebih dari itu, hal yang paling penting diperhatikan adalah strukturnya. Menurut Briyan, di samping aspek-aspek pembentuk lain seperti lantai, ceiling, furnishing, warna, dan aksesori, struktur mezzanine penting untuk diperhatikan. Sebab, mezzanine biasanya dibuat melayang. Jadi, butuh perhatian ekstra soal logika distribusi pembebanannya. Jangan sampai bentangannya terlalu jauh ke depan sehingga mengurangi estetika.

“Maksudnya, bila sisi dinding sampingnya memiliki jarak jauh, lalu bentangan mezzanine terlalu menjorok ke depan, otomatis butuh pendukung dari balok yang dimensinya besar juga.Takutnya akan mengurangi estetika,” papar Briyan.

Umumnya mezzanine dibuat dari material beton karena karakternya lebih kuat dibandingkan material lain. Meski demikian, material lain seperti kayu, baja, ataupun kombinasi, tetap bisa diterapkan. Hanya, jika Anda menggunakan struktur yang tidak terbuat dari beton akan berpengaruh pada ukuran luas lantai mezzanine-nya.

Ambil contoh material kayu. Umumnya lantai yang terbuat dari kayu, untuk bidang yang sama dengan pemakaian beton, membutuhkan support lebih mengingat karakter kayu yang tidak lebih kuat dari material beton pada umumnya. Dari segi ukuran pun lebih kecil dibandingkan beton. Kecuali, Briyan menambahkan, bila ingin menggunakan komposit, yakni antara baja dengan beton atau baja dengan kayu. Jadi, strukturnya dari baja lalu lapisan terluarnya dari material kayu.

Sementara untuk desain ceiling-nya, minimal ketinggian mezzanine sama dengan ruang pada umumnya, yakni pada dimensi ceiling 300 cm. Maksudnya, bila digabungkan butuh enam meter untuk mendesain mezzanine tersebut.

”Berbeda halnya jika Anda membuat mezzanine setelah rumah jadi. Biasanya dimensi ceiling-nya minimal sekitar 80 persen dari ukuran tersebut,” kata Briyan.

Lantas, bagaimana dengan luas lahan rumah yang dibutuhkan? Briyan mengatakan, biasanya mezzanine sering ditemui di rumahrumah berukuran besar, tapi tidak lantas rumah tipe kecil tidak bisa membuat mezzanine. Semua bergantung pada pemenuhan kebutuhan ruang di dalam rumah tersebut.

“Bila sudah memiliki lahan cukup, lalu ruang-ruang lain sudah terpenuhi, bisa saja mezzanine dibuat maksimal,” imbuh sang arsitek.

Sementara menurut Wisnu Brata, untuk rumah dengan tipe besar, mezzanine bukan hanya bisa digunakan untuk mengakomodasi atau menampung satu ruangan, melainkan juga dapat menampung area servis. Apalagi jika rumah Anda berbentuk split level, maka kemungkinan memakai ruangan dengan tipe mezzanine sangatlah besar.

Sementara untuk rumah bertipe kecil, Anda masih dapat menggunakan mezzanine dengan cara memanfaatkan ketinggian di bawah atap. Jadi, plafon datar di bagian bawah atap dibongkar, lalu diganti dengan bentuk plafon yang mengikuti kemiringan atap. Kemudian pada bagian bawah atap yang cukup tinggi Anda bisa buat lantai untuk ruangan.

“Jika pembuatan mezzanine merupakan perluasan, tambahan, atau renovasi, agar tidak terlalu rumit, sebaiknya menggunakan balok-balok kayu yang kemudian dilapisi multipleks 18 mm dan ditutup karpet sebagai lantai,” saran Wisnu. (Source: Koran SI/ftr)

Tip Menyatukan Dapur dan Ruang Keluarga

Mungkin banyak di antara Anda yang memiliki rumah bertipe kecil. Disebut bertipe kecil jika ukuran total bangunan di bawah 60m2. Karena mungil, jelas saja, ruang-ruang di dalamnya juga kecil. Bagi desainer interior, ini merupakan tantangan. Mereka dituntut untuk dapat menata ruang semaksimal mungkin. Caranya beragam, tergantung kreativitas si desainer interior itu.

Pada foto yang kami hadirkan, ada penataan dapur bersanding dengan ruang keluarga. Kedua ruang berada pada satu area berukuran 6mx3m. Di sana ada satu set furnitur yang mengisi ruang keluarga dan satu kitchen set di bagian belakangnya. Inilah salah satu solusi penggabungan dapur dan ruang keluarga pada rumah mungil. Hasilnya adalah ruang keluarga yang sedap dipandang dan dapur yang fungsional.

Furnitur ruang keluarga, terdiri atas sofa, dan panel plus meja TV yang menempel di dinding. Sedangkan satu kitchen set dapur terdiri dari kabinet atas dan bawah, serta satu meja bar yang bisa digunakan juga untuk makan. Uniknya, kedua ruang ini seolah menyatu dengan satu point of interest yang sama yaitu hiburan TV dari ruang keluarga.

Bagi Anda yang ‘ditakdirkan’ untuk punya ruang seluas ini, jangan buru-buru beli furnitur di toko, yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan luasan ruang Anda. Furnitur yang dipesan khusus bisa jadi salah satu pilihan untuk mengisi dan memperindah interior ruangan. Furnitur ini biasanya kini menjadi tawaran menarik developer baru yang sedang menjual produk rumahnya. Ruang ini salah satu contohnya, adalah bagian dari rumah contoh tipe 36. Desain rumah minimalis diimbangi dengan desain interior yang minimalis. Anda pun tertarik bukan untuk memiliki ruang seperti ini? (Source: iDEA/Indra Zaka Permana)

Dapur Nyaman untuk Memasak dan Bersantap

Desain dapur ini biasa saja, tidak terlalu unik atau istimewa. Fungsinya juga sama seperti dapur-dapur lain: untuk memasak dan sesekali bersantap di meja peninsulanya. Tapi, Anda akan merasa nyaman berada di dalamnya. Apa yang membuatnya demikian?

Rasa nyaman datang karena dapur ini didesain sesuai kebutuhan pemiliknya. Coba lihat pengaturan rak dan kabinetnya, sesuai dengan banyak dan jenis perabot dapur yang ada, tidak sekadar membuat kitchen set . Dengan demikian dapur pun tampil rapi, meskipun seperti Anda lihat, ada banyak barang ditempatkan di sini.

Kesan hangat hadir dari penggunaan kayu, entah warnanya, bisa juga motifnya. Bukan rahasia bahwa kayu selalu berhasil membawa suasana hangat ke ruangan. Motif dan warna kayu tidak hanya menghiasi kabinet dan rak, pun dinding dapur ini. Penggunaan panel-panel tipis dari kayu, yang sengaja tidak dibuat memenuhi seluruh dinding, menciptakan kesan "khusus" bagi area masak memasak ini.

Meski tampaknya sederhana, kalau Anda jeli, pasti bisa menangkap sentuhan-sentuhan atraktif di sini. Ada area ber-back panel kaca. Di area tersebut kabinet laci dibuat berkaki. Ada juga permainan kaca bertekstur pada pintu kabinet atas. Menarik, kan? Tidak lupa sentuhan-sentuhan hijau dan segar dari tanaman artifisial. Pun penataan lampu-lampu yang mendukung kegiatan di dapur.

Dengan dapur seperti ini, menjamu kerabat tidak lagi cuma bisa dilakukan di ruang tamu atau ruang keluarga. Dapur pun bisa jadi kandidat kuat. Cobalah! (Source: iDEA/ Ricardo de Melo,
Lokasi: Dapur milik A. R. Sofyan, SE. Ak dan Ir. Yossi Hilda, Kemang Regency, Bekasi)

Sabtu, 20 November 2010

Sistem Udara Alami pada Rumah Tropis

Sistem udara alami yang ideal pada rumah tropis dapat diciptakan dengan mempertimbangkan 3 prinsip desain, yakni penerapan model atap bertingkat, bukaan yang tepat (seperti letak jendela, lubang ventilasi, dan klerestori), dan ruang-ruang ber-void. Simak bagaimana prinsip-prinsip ini saling bersinergi menghasilkan rumah tropis yang sejuk.


Memakai Sopi-sopi
Rumah ini terdiri dari 3 lantai; lantai 2 dan 3 berupa mezanin (sebagian lantai di bagian depan dihilangkan). Setiap lantai mezanin diberi atap sehingga bentuk atapnya bertingkat. Model seperti ini bertujuan memudahkan dibuatnya bukaan untuk mengalirkan udara. Setiap atap panjangnya dilebihkan untuk menghindari tampias karena adanya bukaan-bukaan.

Struktur utama atap bertingkat ini menggunakan dinding sopi-sopi beton. Sebenarnya kuda-kuda atap kayu atau baja juga bisa digunakan, namun sopi-sopi dipilih karena plafon interior dirancang mengikuti kemiringan atap. Penggunaan sopi-sopi diharapkan dapat memberikan kesan bersih dan luas.

Karena ada klerestori (jendela dekat atap), maka perlu ada balok melintang tambahan untuk menopangnya. Atap lainnya adalah atap tambahan atau teritisan berupa struktur balok konsol, misalnya pada balkon atau jendela di lantai bawah.

Meletakkan Lubang Ventilasi
Prinsip mengalirkan udara di rumah adalah adanya ventilasi silang yang dapat dicapai dengan meletakkan bukaan-bukaan yang saling berseberangan dan berbeda ukuran. Cara tersebut dapat menciptakan perbedaan tekanan sehingga udara bisa mengalir (prinsip terjadinya angin).

Pergerakan udara di rumah ini didesain agar bisa mengalir secara horizontal maupun vertikal. Aliran horizontal terjadi karena adanya jendela dan lubang-lubang ventilasi yang letaknya saling berseberangan di dua sisi dinding. Selain itu, ada pula klerestori, yaitu jendela yang terletak di bagian atas dinding yang menempel tepat di bawah atap. Setiap lantai memiliki bukaan, semuanya dinaungi oleh teritisan atap agar tidak tampias.

Membuka Sebagian Lantai
Andrieansjah, arsitek rumah ini, menyatakan, perlu ada void untuk mengalirkan udara secara vertikal. Void dapat terbentuk karena sebagian lantai di lantai 2 dan 3 dibiarkan terbuka (lantai mezanin). Perpaduan void dan klerestori bisa membuat udara panas yang masuk ke dalam ruang dapat terangkat ke atas (melalui void) dan keluar melalui klerestori (seperti proses aliran udara pada cerobong) sehingga udara di dalam jadi lebih dingin.

Selain untuk mengalirkan udara, void berguna untuk memasukkan cahaya alami yang diteruskan sampai ke lantai bawah. Efek dari hilangnya sebagian lantai ini juga menciptakan suasana yang luas dan terbuka.(source: kompas.com)

LOKASI: KEDIAMAN KEL. IMAN RAMADHAN SIREGAR, PAMULANG
ARSITEK: ANDRIEANSJAH (FINALIS IAI AWARD 2005)
FOTO: DOK. IAI PUSAT

Rumah Minimalis: Sederhana namun Manis

Desain rumah minimalis semakin digemari saja. Karakternya yang simpel dan fungsional cocok masyarakat di wilayah perkotaan, terutama mereka yang lahannya terbatas.

Konsep minimalis muncul untuk meminimalkan bentuk-bentuk yang ada pada zaman dulu. Zaman dulu profil dengan ukiran yang sangat detail mendominasi bentuk bangunan, interior, maupun eksteriornya. Kini minimalis hadir dengan detail sederhana, namun tidak menghilangkan keindahannya. “Semisal, dulu serat kayu dibentuk menjadi profil. Sekarang kayu bisa digunakan untuk bidang datar,” ujar desainer interior Khairul Anwar.

Beberapa kelebihan yang terdapat dari desain ini adalah pengerjaannya yang cepat dengan biaya minim. “Jadi, meski pengerjaannya cepat dengan biaya yang minim, si penghuni rumah tetap mendapatkan rumah indah yang fungsional.”

Kelebihan lainnya,  pada dasarnya konsep ini tidak kalah mewah dengan konsep bangunan lain. Sebab, walaupun dari biaya struktur pembangunan desain minimalis terbilang minim, tapi konsep ini dipermewah dengan elemen dekoratifnya.

Tak ayal, konsep ini pun tidak kalah jika dibandingkan dengan konsep bangunan lain. Ambil contoh, penutup lantainya yang menggunakan lantai granit atau lantai parquet.

Sementara kelemahannya, konsep ini terbilang monoton karena tidak banyak yang dapat dieksplorasi dari bentuk bangunannya. Konsep ini hanya fokus pada bentuk garis-garis dan kotak yang simpel. Kalaupun ingin berkreasi, si penghuni hanya bisa melakukannya pada desain interiornya. Namun, tak lantas juga jadi berlebihan, karena yang berlebihan juga tidak baik. Menilik dari bentuk bangunannya, konsep ini lebih banyak menampilkan kesederhanaan yang tampak pada fasad bangunan.

Seperti, tidak adanya profil dan berbagai ornamen atau segala sesuatu yang menampilkan ukiran detail yang menonjol. Konsep ini lebih banyak menampilkan unsur garis-garis atau kotak yang sederhana. Begitu pun dalam hal warna,minimalis banyak mengusung warna-warna netral dan tidak mencolok.

Seperti abu-abu, hitam, dan putih. Kalaupun terdapat warna yang menonjol pada fasad bangunan, biasanya hal itu digunakan sebagai aksen. Sebab, kecenderungan konsep ini yang monoton. Nah, untuk membedakannya, biasanya si penghuni menggunakan aksen sebagai pembeda atau focal point bangunan rumah. Contohnya, menyisipkan warna terang seperti merah atau warna lain.

Dengan catatan tidak merusak estetika bangunan rumah. Sementara desain interiornya, konsep ini lebih banyak menghilangkan unsur sekat yang masif seperti dinding beton. Kalaupun ingin menggunakan sekat, Khairul menyatakan, biasanya pengguna konsep ini lebih banyak menggunakan sekat seperti partisi dan jenis sekat yang mudah dipindah jika si penghuninya bosan.

Selain itu, biasanya juga untuk menyatukan dua fungsi ruang. Proses penyatuan dua ruang pun bukan asal, si penghuni harus memerhatikan kesinambungan fungsi ruang atau grouping-nya. Semisal, berdasarkan pola aktivitas yang sejenis. Jika penyatuan dua fungsi ruangan yang berbeda tidak memerhatikan faktor tersebut, nantinya tetap akan ada material atau unsur interior tertentu yang harus membatasi dua fungsi yang berbeda (tapi bukan berarti dinding). Contohnya, menyatukan ruang dapur dan ruang makan, menyatukan ruang tamu dan ruang keluarga.

Permasalahan terjadi ketika dalam penerapannya penyatuan dua ruang tersebut tidak berjalan maksimal sesuai dengan fungsinya. Dalam hal ini, arsitek Briyan Talaosa menyarankan, Anda harus menerapkan marking yang jelas. Caranya, Anda bisa membuat bentuk dari ceiling, lighting, atau permainan ketinggian furnitur serta detail aksesori interior lainnya. Cara lain, dalam pengelompokan atau penyatuan dua fungsi ruangan batas imajiner sebaiknya Anda tetap ciptakan menggunakan unsurunsur pembentuk ruangan. (source: SINDO)

Rabu, 17 November 2010

Merancang Rumah Berkonsep Modern

Rumah konsep modern adalah sebuah konsep yang mengedepankan gaya baru yang sangat berbeda dengan gaya pada masa sebelumnya. Saat ini gaya modern masih terus berkembang dan mungkin saja akan terus berkembang, sama seperti gaya etnik atau yang lainnya. Menilik dari sejarah munculnya konsep ini, gaya modern lahir sekitar tahun 1920-an. Kehadirannya berfungsi untuk menyederhanakan detail-detail dan ornamen serta dekorasi pada gaya yang ada sebelumnya.

Menurut arsitek Briyan Talaosa, ciri-ciri yang paling menonjol pada konsep modern adalah kesederhanaan bentuk dan dekorasi. Lantaran penyederhanaan bentuk detail tersebut, kata Briyan, tentunya sangat berpengaruh pula pada bentuk fasad dan material yang biasanya digunakan pada hunian dengan konsep modern ini.

”Biasanya fasad bangunan cenderung sederhana, tanpa dekorasi yang bentuknya lengkung berulang-ulang (seperti detail gaya klasik) atau fasad pada gaya ini cenderung polos dan lebih menonjolkan karakter material yang dipakai sebagai unsur utama sekaligus sebagai dekorasi pada gaya ini,” ujar dia.

Sementara menurut arsitek Erwin Hawawinata, modern sebenarnya bukan suatu gaya, tetapi “fungsi” yang menyesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan dari fungsi sebelumnya atau yang biasa dikenal dengan “tradisional” atau “gaya klasik”.

Erwin juga menambahkan, hal tersebut karena gaya ini cenderung menyesuaikan dengan kebutuhan. Sejumlah orang senang dengan gaya tradisional atau klasik karena dianggap lebih elegan, mewah, dan sebagainya. Namun, kembali ke fungsi dan manfaatnya. “Gaya modern lebih banyak dipilih pada saat ini karena dianggap lebih memberikan kemudahan, baik dalam fungsi maupun pemeliharaan,” ujar Erwin.

Sebagian orang yang suka dengan gaya modern sebab daya tariknya terletak pada bentuk desain yang cenderung ’jujur’ dan sederhana serta terkesan clean,” ujar Briyan. Alasan lainnya, tentu kembali pada masing-masing penghuni rumah dalam menentukan pilihan model desain untuk huniannya. Selain karena soal selera dari penghuni, sebut Briyan, biasanya faktor usia, kematangan emosi, fungsi bangunan, atau bahkan budgeting ikut menentukan pilihan selera seseorang dalam menentukan model atau gaya huniannya.

Hal lainnya, seperti halnya tipe busana, gaya modern pada hunian pun dipilih karena tren yang sedang berkembang di masyarakat dan ini menjadi faktor utama yang melatarbelakangi seseorang memilih bangunan dengan konsep modern. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengaplikasikan konsep ini, yang pertama adalah tetap berpatokan pada bentuk-bentuk dasar dan geometris yang dikombinasikan dengan warna dan elemen. Selain itu, hindari bentuk detail yang berlebihan.

Hal kedua yang perlu diperhatikan, aksesori yang digunakan di dalam ruangan. Sebaiknya jangan gunakan aksesori terlalu banyak dan berdetail. Pastikan Anda memilih yang sesuai dengan fungsi atau kebutuhan ruang. Tentunya berkaitan juga dengan komponen warna dan lighting ruangan, seperti accent lighting, general lighting.

Selanjutnya warna, biasanya gaya ini mengusung warna-warna netral seperti abu-abu, putih, atau warna netral lainnya Menurut arsitek Erwin Hawawinata, warna untuk desain interior bergantung pada pengguna ruangan tersebut. Jadi, tidak ada kekhususan dalam hal pemilihan warna. Begitu pun dengan lantai. Pada desain modern umumnya menggunakan jenis lantai seperti marmer, kayu, kayu sintetik, keramik, dan lain-lain. Bagi Anda yang awalnya sudah menggunakan material kayu sebagai lantai jangan khawatir. Sebab, kayu merupakan elemen yang sangat “perfect” sehingga dapat dipadupadankan dengan desain modern.

“Selain itu, efek kayu tidak tergantikan. Paduan sangat beragam, bisa menjadi aksen ataupun elemen utama dalam mendekorasi,” kata Erwin. (source: Koran SI)

Selasa, 16 November 2010

Memanfaatkan Cahaya Alami di Ruang Baca

Faktor terpenting dalam membangun suasana yang nyaman di ruang baca adalah cahaya. Aktivitas membaca membutuhkan tingkat keterangan dengan iluminasi yang relatif tinggi. Pada umumnya yang dibutuhkan untuk membaca buku dan majalah adalah sekitar 400 lux. Kurangnya cahaya membuat aktivitas membaca akan terganggu. Selain itu, kekurangan tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada mata.

Cahaya untuk ruang baca bisa diperoleh melalui pencahayaan alami dari matahari. Hal ini tentunya lebih menghemat konsumsi listrik Anda. Cahaya matahari bisa dimasukkan dengan membuat bukaan yang cukup lebar di ruang baca.

Ruang baca pada gambar di samping, misalnya, memiliki jendela yang lebar di bagian depan meja baca. Jendela yang lebar ini memberikan kesan lapang pada ruangan. Pemandangan melalui jendela ke arah kolam renang memberikan suguhan yang menarik. Aktivitas membaca pun lebih nyaman ketika sejenak mata berelaksasi dengan pemandangan kolam renang.

Anda bisa menambahkan tirai untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang berlebih. Posisi jendela harus Anda perhatikan sebelum membuat jendela yang lebar untuk ruang baca. Hindarilah meletakkan jendela di barat. Cahaya matahari dari arah barat menyilaukan dan tidak baik untuk mata. (source: properti.kompas.com, foto: http://rafirafi.com)

Senin, 15 November 2010

Interior Oriental yang Selalu Menawan

Gaya interior sekarang ini makin banyak ragamnya. Salah satu tema yang selalu up to date dan kerap dipakai lantaran tak pernah lekang oleh waktu adalah gaya Oriental. Tidak saja interior rumah tinggal dan perkantoran, namun juga commercials space seperti hotel, restoran, cafe, dan sebagainya. Gaya oriental merupakan bawaan dari budaya Ketimuran yang berkembang di wilayah Cina, Jepang, Korea, hingga Vietnam, Thailand, bahkan Persia. Kebudayaan pada masa kejayaan Kekaisaran di Istana Cina dan Jepang membawa dampak yang kuat dan menjadi akar budaya kehidupan masyarakatnya. Budaya ini terus menerus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat dalam berbagai bentuk termasuk segi arsitektural bangunan.

Konsep oriental pada bangunan biasanya muncul pada bentuk bangunan secara fisik/eksterior maupun interiornya. Meliputi bentuk atap, layout ruang, bentuk bangunan/unsur dinding bangunan, pintu gerbang/entrance, sampai kepada jenis furniture dan aneka aksen/ornamen ruang. Pada gaya rumah modern masa kini, konsep oriental ini mengalami evolusi yang luar biasa. Kekayaan bentuk yang terus dieksplorasi oleh para perancang menjadikan kesan oriental dengan mudah diaplikasikan kepada jenis-jenis bangunan modern. Bentuk gate/pintu gerbang dan pengolahan unsur dinding dalam ruang/bangunan merupakan salah satu contoh fisik yang langsung tampak dari luar. Sedangkan pemilihan aksen/ornamen kunci dan furniture pada interior akan memudahkan terciptanya gaya oriental di dalam ruang Anda.

Sebagai contoh pada style Japanesse interior, penggunaan material dekorasi interior dan furnitur dari kayu. Gaya oriental cenderung kental dengan warna natural. Unsur alami seperti kayu, batu alam, bambu, dan lukisan dinding dari kertas lebih sering dipakai. Unsur lainnya yang populer dalam interior bergaya Oriental adalah abjad China atau dikenal dengan Conji (huruf Kanji) yang biasa ditulis menjadi kaligrafi China pada lembar kertas yang dipajang pada dinding dan menjadi aksen/ornamen kunci pada ruang. Sentuhan gaya oriental juga tercermin dalam pemilihan warna merah, emas, hitam, dan putih untuk tema ruang. Beberapa item Oriental yang dapat digunakan untuk mendekorasi rumah misalnya bambu, simbol keagamaan, ornamen etnik, dan hiasan dinding bergambar/lukisan naga atau bunga teratai.

Untuk rumah mungil yang tetap ingin menggunakan konsep oriental namun juga tidak meninggalkan konsep rumah hijau, cobalah untuk menata sebidang taman kering kecil di dalam rumah. Karena konsep inner garden sebenarnya telah ada pada layout rumah Jepang masa lampau. Unsur untuk inner garden, dengan atau tanpa unsur air adalah batu alam baik ukuran besar maupun kecil, pasir/kerikil, bambu/tanaman lain yang efisien ruang, dan tempat lampu dari batu. Tambahan lighting akan mempercantik inner garden di rumah Anda. (source: http://news.id.msn.com, foto: www.livingpod.org)

Balkon Rumah Tropis nan Alami

Balkon jangan dibuat ala kadarnya. Bagian ruang luar rumah yang satu ini juga patut didandani. Selain membuat tampilan rumah jadi lebih cantik, Anda pun akan lebih betah menghabiskan waktu di sana. Mau contoh?

Ini dia balkon yang pas banget untuk rumah di daerah tropis. Dominasi kayu membuat balkon kental dengan sentuhan natural.

Balkon ini ada di rumah Wirianto, di Bekasi. Kayu bangkirai menjadi elemen utama di balkon seluas 24,375 m2 ini. Lantai, tiang, dan atap, tidak luput dari sentuhan kayu ini. Untuk lantai, dipilih kayu dengan motif garis, tampilannya pun estetis.

Lantai disusun dengan pola melintang dan membujur, sehingga tidak tampak polos. Susunan demikian juga jitu menyiasati pemuaian dan penyusutan kayu, akibat perubahan cuaca. Pun memberi gradasi warna yang indah.

Struktur atap balkon juga pakai kayu bangkirai. Sebagai penutup atasnya, digunakan lembaran polikarbonat. Lembaran transparan ini, di siang hari, meneruskan sinar matahari, sehingga membentuk bayangan yang cantik. Selain itu, polikarbonat membuat tampilan atap lebih ringan. (source: properti.kompas.com, foto: iDEA/Dean Martin Saerang)

Sabtu, 28 Agustus 2010

Gambar Desain Rumah Mungil

Gambar
Expensive land prices in Jakarta. Even in one of the real estate was pegged for 25 million per square meter. For the moneyed price might not matter that much, as long as you satisfy the owner either for the purpose of life kenyamaan want anything for a prestige. For among the many offered with a limited income or a very simple simple house by the developer. In accordance with its name, the soil is made so small. For now a small housing is typically offered by land approximately 60 m2.

Building Size standards are usually 21 m2 or 36 m2. Frankly, the house that much size really too narrow to be able to live comfortably. Come located far away on the outskirts of Jakarta there, arrived at the house even shortness of breath, because it would be difficult selonjor. To get some relief, the house needs redesigned with an optimal space management. Because the school is not an architect, but like a scribble, then the design is the version I like the picture below.

Rabu, 21 Oktober 2009

Netherlands Wood Home Design


House Bierings is a wood home design of a most unique shape. This interesting home in Utrecht, Netherlands stands out in its rural setting. The countryside wood home by Netherlands Architects Rocha Tombal features protruding windows of varying shapes and sizes, also clad in wood, dotting the unconventional home’s exterior. The sleek roof is clad in wood as well, with roof edges being flash with the walls. “From a basic form, defined by the municipal urban plan, sculptural ‘eyes’ emerge with direct views to the varied countryside landscape,” explains the architect. This odd design translates into quite unusual interiors. A sloping ceiling at ground level features skylights that flood the living areas and kitchen with natural illumination, which the architect describes as “fingers of light.” An expansive glass wall in the kitchen overlooks a garden, adding yet another element of nature into this contemporary style house. Minimalist interiors do a marvelous job of highlighting the home’s tall ceilings and fascinating architectural features. Rocha Tombal
via Digs Digs

Gambar Desain Rumah Pantai

Gambar Desain Rumah Pantai
Brazilian architect Marcio Kogan designed this amazing beach house with all the fixings. This house boasts fabulous outdoor entertaining areas and equally spectacular interiors to match, wrapped in a contemporary style home of concrete, wood and glass. Located on the outskirts of Rio de Janeiro, this simple yet stylish concrete and glass design makes a strong horizontal presence with panoramic views of beach and surf. Built into a majestic tree-covered slope, this beach-front house overlooks a wide wooden deck and pool, an ideal spot for soaking up the hot South American sun. The house itself is simple, taking shape as two stacked cubes open to the outdoors. Minimalist interiors make the primary focus the view – breathtaking from every angle, inside and out. Marcio Kogan
via The Cool Hunter

Minggu, 25 Januari 2009

Desain Rumah Gratis

KOLEKSI GAMBAR DESAIN RUMAH IDAMAN.

Desain Rumah GratisKami Memiliki Gambar Desain Rumah ( Home Design ) 7000 Gambar.
Dilengkapi Dengan Desain Interior, Eksterior, Desain Taman, Dapur, Kamar Tidur, dan seluruh bagian interior seperti contoh gambar - dapur, kamar tidur anak, kamar mandi, ruang keluarga, dll. Adapula contoh gambar "denah rumah" dan semua itu bisa anda dapatkan dengan menghubungi kami di nomor
:

081 227 227 190




Koleksi 4000 Gambar Desain Rumah Meliputi:

*Accessories* Bathroom* Bedrooms* Children's Room* Design exterior campur* Design exterior campur* Dining Room* Entry* Family Room* Front View* Garden* Home Office* Kitchen* Denah Rumah* Landscaping* Miscellaneous* Pools* Living Room* Patios & Decks* Recreation Room


Contoh-contoh Gambar Desain

Desain Rumah GratisDesain Rumah Gratis









Desain Rumah GratisDesain Rumah GratisDesain Rumah Gratis






Harga yang saya berikan tidak begitu mahal, namun kepusaan andalah yang saya utamakan, tapi saya yakin anda puas) anda tidak perlu lagi membuang-buang waktu dengan mencari satu persatu contoh desain rumah idaman anda. dengan cara mencopy dan mempaste...mengcopy dan mempaste...mengcopy dan mempaste dari SearchEngine.

Saya yakin harga yang saya berikan sesuai, dari pada anda harus browsing sana-sini, buang-buang waktu dan biaya pastinya. Format gambar JPG/GIF tampilan besar dan jelas.

HARGA Rp80.000 (Delapan Puluh ribu Rupiah) sudah termasuk biaya kirim
VIA TIKI/TIKI JNE/ESL/Via Pos. 2 X 24jam Paket Sudah sampai
(Kecuali Pemesanan Khusus Hari sabtu,Minggu atau luar jawa).

===========================================

CARA PEMESANAN:

  • Transfer Ke Salah satu No Rekening Disamping Kanan halaman Ini:
    Tambahkan 3 angka unik dari jumlah dana yang ditransfer (Rp80.xxx) .
  • kemudian konfirmasi plus Sertakan "Nama+Alamat Jelas+Nomor yang selalu bisa dihubungi " Kirim ke no 081 227 227 190.
    Contoh:

    "saya sudah transfer Rp80.123 ke rek BCA" Hery+Jl.Patimura no 13b Rt001/002 Jakarta. o21xxxxxx
==================================
Jika Anda Masih Ragu, Kami Siap Membantu
Salam.

Sabtu, 24 Januari 2009

Desain Rumah Sederhana

KOLEKSI GAMBAR DESAIN RUMAH IDAMAN.

Desain Rumah SederhanaKami Memiliki Gambar Desain Rumah ( Home Design ) 7000 Gambar.
Dilengkapi Dengan Desain Interior, Eksterior, Desain Taman, Dapur, Kamar Tidur, dan seluruh bagian interior seperti contoh gambar - dapur, kamar tidur anak, kamar mandi, ruang keluarga, dll. Adapula contoh gambar "denah rumah" dan semua itu bisa anda dapatkan dengan menghubungi kami di nomor
:

081 227 227 190




Koleksi 4000 Gambar Desain Rumah Meliputi:

*Accessories* Bathroom* Bedrooms* Children's Room* Design exterior campur* Design exterior campur* Dining Room* Entry* Family Room* Front View* Garden* Home Office* Kitchen* Denah Rumah* Landscaping* Miscellaneous* Pools* Living Room* Patios & Decks* Recreation Room


Contoh-contoh Gambar Desain

Desain Rumah SederhanaDesain Rumah Sederhana









Desain Rumah SederhanaDesain Rumah SederhanaDesain Rumah Sederhana






Harga yang saya berikan tidak begitu mahal, namun kepusaan andalah yang saya utamakan, tapi saya yakin anda puas) anda tidak perlu lagi membuang-buang waktu dengan mencari satu persatu contoh desain rumah idaman anda. dengan cara mencopy dan mempaste...mengcopy dan mempaste...mengcopy dan mempaste dari SearchEngine.

Saya yakin harga yang saya berikan sesuai, dari pada anda harus browsing sana-sini, buang-buang waktu dan biaya pastinya. Format gambar JPG/GIF tampilan besar dan jelas.

HARGA Rp80.000 (Delapan Puluh ribu Rupiah) sudah termasuk biaya kirim
VIA TIKI/TIKI JNE/ESL/Via Pos. 2 X 24jam Paket Sudah sampai
(Kecuali Pemesanan Khusus Hari sabtu,Minggu atau luar jawa).

===========================================

CARA PEMESANAN:

  • Transfer Ke Salah satu No Rekening Disamping Kanan halaman Ini:
    Tambahkan 3 angka unik dari jumlah dana yang ditransfer (Rp80.xxx) .
  • kemudian konfirmasi plus Sertakan "Nama+Alamat Jelas+Nomor yang selalu bisa dihubungi " Kirim ke no 081 227 227 190.
    Contoh:

    "saya sudah transfer Rp80.123 ke rek BCA" Hery+Jl.Patimura no 13b Rt001/002 Jakarta. o21xxxxxx
==================================
Jika Anda Masih Ragu, Kami Siap Membantu
Salam.