Rabu, 03 Oktober 2012

Extrim, Merubah Tubuh Dengan Implan Natrium Chlorida

Upaya untuk mengubah bentuk tubuh rupanya memang sudah sangat lazim dilakukan oleh manusia seperti tattoo, implan silikon dan lain sebagainya. Apapun yang dilakukan untuk mengubah bentuk tubuh dari yang semestinya bukan berarti tanpa resiko yang menyertainya. kita sering mendengar berita atau melihat secara langsung tentang efek samping yang di derita oleh seseorang sebagai akibat dari upaya merubah pemberian Tuhan ini.

Posting saya kali ini akan mengangkat tema tentang hal serupa yang di lakukan oleh saudara-saudara kita di Jepang dalam upayanya untuk merubah anggota tubuh mereka. Namun kali ini mereka melakukannya dengan cara yang sangat extrim dan menggunakan bahan yang sebetulnya berbahaya bagi tubuh jika di gunakan secara berlebihan. Mereka melakukan implanisasi dengan menggunakan bahan kimia Natrium Klorida yang di injjeksikan di bawah kulit baik pada wajah, lengan atau dimana saja. Idenya adalah menambah ukuran dari anggota tubuh dengan menggunakan bahan ini, hingga mengembang seperti bengkak. Dan ini merubakan hal yang sangat mengerikan dan menjijikkan.

Dari sumber yang saya terima bahkan mereka melakukannya pada klitoris dengan cara menyuntikkannya pada daerah tersebut, hasilnya sungguh mengejutkan klitorisnya jadi membesar bahkan di katakan sampai menyerupai telinga gajah yang sangat lebar. Sayang sekali sumber tersebut tidak memberikan fotonya kepada saya karena berbagai alasan.

Apapun alasannya, upaya merubah bentuk tubuh dari yang semestinya demi kesenangan dan tanpa alasan yang tepat, pasti akan menimbulkan dampak bagi para pelakunya. Apa yang ada di tubuh kita telah di ciptakan dengan struktur yang seimbang dan sudah di sesuaikan dengan apa yang kita butuhkan. Jadi jangan coba-coba merubahnya, jika tidak ingin di katakan Tuhan akan marah kepada kita, yakinlah hukum alam yang akan mengeksekusi kita.

Mengenai bahaya penggunaan  Natrium Klorida yang di gunakan secara berlebihan, anda dapat membaca artikel di bawah foto-foto ini yang saya cuplik dari harian kompas.



Baca selengkapnya »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar